Loading...

Bocah 8 Tahun ini Banting Tulang Mencari Kayu Bakar Demi Segenggam Beras

Loading...

Sebagai negara yang tingkat kemiskinannya cukup besar, tidak heran bila Indonesia kerap dihiasi berbagai kisah pilu dari orang-orang bernasib kurang beruntung. Seperti diantaranya kisah hidup dari seorang bocah berusia 8 tahun bernama Abdul Latif.
Hasil gambar untuk Bocah 8 Tahun ini Banting Tulang Mencari Kayu
Di usianya yang masih begitu belia, Latif, sapaan akrabnya, seharusnya menikmati masa kanak-kanaknya yang tentunya tak akan terulang kembali. Namun itu adalah mustahil baginya, karena kondisi ekonomi keluarganya memaksanya untuk kerja banting tulang.
Sehari-hari, Latif harus membantu ibunya mencari kayu bakar yang hanya dihargai Rp 7.000.
“Saya berangkat sekolah jam 07.00, pulang jam 12.00. Habis itu membantu ibu ke kebun mencari kayu bakar dan rumput untuk dijual,” ucap dia menahan tangis.
“Kalau ibu dapat Rp 12.000 dan aku Rp 7.000. Uangnya buat beli jajan dan beli beras. Sedih karena enggak bisa jajan, lihat teman main hati suka sedih,” ungkap Latif yang bisa membendung air matanya lagi, seperti dilansir Okezone.com.
Latif sendiri hidup bersama ibu dan adiknya di Sukabumi, Jawa Barat. Ayahnya sudah meninggal dunia. Sejak kepergian ayahnya inilah sang ibu, Wanah, banting tulang sendirian untuk menghidupi anak-anak.
Untungnya Latif yang begitu peka terhadap beban ibunya ikut membantu meringankan pekerjaan sang ibu.
Wanah pun mengaku dirinya sering tidak tega dan merasa kasihan terhadap Latif, yang harus terjun membantu bekerja di usia belia.
“Kasihan, (Latif) suka inget sama bapaknya. Enggak ngasih jajan. Ibu suka lelah, suka sakit-sakitan, ibu sudah capek ngurus adiknya, untuk makan semuanya,” tuturnya sembari menahan tangis.

Loading...

0 Response to "Bocah 8 Tahun ini Banting Tulang Mencari Kayu Bakar Demi Segenggam Beras"

Posting Komentar

Loading...